BELAJAR MENYELAM DAN LEPAS PENYU UNTUK PELESTARIAN ALAM
September 8, 2008
Travel Works
Bali, 8 September 2008.. Sebagai salah satu pendukung ajang tenis berhadiah total US$ 225.000 Commonwealth Bank Tennis Classic 2008, The Westin Resort Nusa Dua Bali berkenan menjadi tuan rumah acara luar lapangan (off court). Adapun agenda acara tersebut adalah belajar menyelam,mewarnai topeng dan melepas penyu laut di pantai hotel bintang lima tersebut.

Hanya petenis India Sikha Uberoi berkesempatan belajar menyelam di bawah asuhan Sandy dari Dugong Dive di kolam renang hotel. Sandy dan Anwar memberikan penjelasan singkat mengenai olahraga menyelam ini kepada Uberoi. Mulai dari pengenalan alat pernafasan, masker, sepatu katak hingga cara bernafas dengan regulator. Sebelumnya, mereka juga memberikan sedikit pemahaman tentang cara bernafas di dalam air, pengaturan pernafasan dan cara berenang dengan peralatan scuba dive.
Kemudian, acara berlanjut dengan jamuan makan siang para petenis dan pemberian hadiah pemenang turnamen tenis kelompok umur yang digelar secara konstinyu toleh The Westin. Berkesempatan memberikan hadiah adalah petenis Slovakia, Daniela Hantuchova didampingi Putri Bali 2008, Ayu Diandrasari. Turnamen ini menurut General Manager The Westin Resort Nusa Dua, Bipan Kapur, sebagai bagian dari kepedulian Westin terhadap perkembangan tenis di Bali. Selain itu juga untuk memberikan dukungan penuh terhadap turnamen Commowealth Bank Tennis Classic yang secara kontinyu digelar di Nusa Dua, Bali.

Selanjutnya, acara pelepasan penyu laut juga menjadi bagian dari tanggung jawab sosial The Westin terhadap pelesatarian binatang laut. Selain itu, para petenis yang turut ambil bagian ini diharapkan bisa menjadi Duta Pelestarian Penyu sekaligus menjadi penyambung informasi tentang situasi dan kondisi Bali kepada dunia luar. Rainata Tjoa selaku Director of Marketing Communications The Westin mengakui, para petenis ini nantinya bisa menjadi semacam “public relations” bagi Bali di dunia Internasional.
Para petenis seperti Nadia Petrova, Francesca Schiavone, Melinda Czink, Natalie Grandin, Jill Craybas, Akgul Amanmuradova, dan Anna-Lena Groenefeld turut melepas penyu di pinggir pantai. Tak ketinggalan Flavia Pennetta, Patty Schnyder dan Tamira Paszek melepas anak penyu menuju alam bebas.

Selain itu dalam acara pelepasan anak penyu laut, pihaknya berharap agar para petenis ini bisa menjadi contoh kepedulian bagi pelesatian habitat penyu. Mengingat penyu laut di Bali sudah dilindungi. Seekor penyu laut baru bisa bertelur ketika sudah berusia 30 tahun. Para petenis melepas sedikitnya 60 penyu Ridel/sisik semu yang diambil dari konservasi penyu di pantai barat Bali yang dikelola Balai Kosenrvasi Sumber Daya Alam Bali. (*)
Catatan untuk Redaksi :
Sejak debut pertamanya di tahun 1994, Wismilak International yang merupakan bagian dari Sony Ericsson WTA Tour, telah diadakan di Surabaya, Kuala Lumpur, dan kini di Bali. Pada awalnya turnamen ini bernama “Wismilak Open”, sebelum diubah menjadi “Wismilak International” pada tahun 1996 sebagai refleksi tujuan perusahaan dalam mengembangkan pemasaran ke pasar internasional. Pada bulan Juni 2007 turnamen tenis internasional ini berubah nama menjadi ”COMMONWEALTH BANK TENNIS CLASSIC” seiring dengan perubahan sponsor dari Wismilak International menjadi Commonwealth Bank. Komitmen Commonwealth Bank untuk mempertahankan standar internasional dan prestasi yang telah diukir oleh para pemain tenis wanita terbaik yang berlaga di pulau Bali ini menjamin tercapainya ajang yang sukses kembali tahun ini. Dengan menyandang nama baru Commonwealth Bank Tennis Classic masih merupakan turnamen terbesar dalam kalender WTA di kawasan Asia Tenggara. Gelar juara 2007 dimenangkan oleh Lindsay Davenport dari Amerika, sedangkan gelar ganda dimenangkan oleh Chunmei Ji berpasangan dengan Shengnan Sun. Informasi lebih lanjut dapat diakses pada www.bali-wtatour.com
Entry Filed under: Iseng-isengkuwh... Tags: tennis.
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed